Halo Sobatlab!
Di sistem cleanroom, pass box adalah salah satu peralatan penting yang berperan dalam menjaga lingkungan tetap steril. Alat ini digunakan untuk memindahkan material dari satu area ke area lainnya tanpa menimbulkan risiko kontaminasi silang.
Kalau Sobatlab belum familiar dengan prinsip dasar dan fungsi alat ini, baca dulu artikel Pengertian dan Fungsi Pass Box dalam Ruang Lingkup Steril untuk memahami konsep dasarnya sebelum lanjut ke pembahasan jenis dan sistem kerjanya.
Setelah sobatlab lebih paham apa itu passbox, sobatlab pasti tahu setiap jenis pass box mempunya karakteristik dan mekanisme kerja yang berbeda – beda, tergantung dari tingkat kebersihan dan kebutuhan proses di fasilitas tersebut. Tapi dengan banyaknya jenis pass box, sering kali membuat kita bingung untuk memilih pass box yang sesuai. Padahal memilih alat tidak sesuai standar yang dibutuhkan justru bisa mengganggu sterilitas ruangan
Nah, Dalam artikel ini, Minlab akan bahas lengkap tentang cara kerja pass box, jenis tipe pass box, komponen dan mekanisme passbox, hingga panduan untuk memilih passbox yang wajib sobatlab tahu sebelum memilih alat yang tepat. Yuk kita mulai!
Klasifikasi Pass Box Berdasarkan Sistem Operasi
Sebelum membahas lebih jauh detail tiap jenis pass box, sobatlab harus mengenali jenis Pass Box berdasarkan sistem operasinya. Umumnya ada dua tipe sistem operasi utama yang digunakan, yaitu Static Pass Box dan Dynamic Pass Box.
Apa Itu Pass Box Static dan Kapan Digunakan
Static Pass Box adalah jenis Pass Box yang tidak mempunyai sistem sirkulasi udara aktif di dalamnya. Udara di pass box ini bersifat static, alias tidak bergerak atau pasive. Karena itulah pass box jenis ini mempunyai kemampuan yang terbatas dalam menjaga sterilitas udara.
Cara kerja Pass Box Static adalah :
- Barang ditempatkan di sisi non steril.
- Pintu di sisi itu akan otomatis mengunci sisi steril.
- Setelah ditutup, operator di sisi steril baru bisa membuka pintu untuk mengambil barang.
Kelebihan Static Pass Box :
- Struktur sederhana dan mudah dirawat.
- Biaya instalasi serta operasional lebih rendah.
- Cocok untuk transfer material yang tidak sensitif terhadap partikel.
Kekurangannya :
- Tidak cocok untuk area dengan perbedaan tekanan tinggi.
- Risiko kontaminasi lebih besar jika digunakan antar ruangan dengan tingkat kebersihan berbeda.
Jadi static pass box lebih cocok untuk transfer barang yang tidak sensitif partikel udara dan di antara dua ruangan dengan tingkat kebersihan yang sama. Contohnya ISO Class 7 ke ISO Class 7. Biasanya, Static Pass Box digunakan di laboratorium, industry makanan, atau ruang penyimpanan bahan non-aktif.
Contoh static pass box bisa Sobatlab lihat di sini :
Static Pass Box – Pusat Cleanroom
Apa Itu Pass Box Dynamic dan Kapan Digunakan
Berbeda dari versi static, Dynamic Pass Box mempunyai sistem sirkulasi udara aktif yang membuat udara di dalamnya bergerak secara laminar atau satu arah.
Dengan sistem ini, udara di dalam chamber selalu bersih dan bertekanan positif, sehingga udara dari luar tidak akan bisa masuk.
Cara kerja Pass Box Dynamic adalah :
- Barang ditempatkan di sisi non steril, lalu pintu terkunci otomatis.
- Sistem blower menyala dan mulai mensirkulasikan udara.
- Udara bersih bertekanan positif mengalir terus-menerus di dalam pass box.
- Partikel dan debu yang terbawa barang akan tersapu ke arah exhaust atau pre-filter.
- Setelah proses filtrasi selesai, pintu sisi steril bisa dibuka untuk pengambilan barang.
Dengan cara ini, transfer material bisa dilakukan tanpa risiko partikel dari ruang non-steril masuk ke area bersih.
Kelebihan Dynamic Pass Box :
- Kondisi udara lebih steril sepanjang proses transfer.
- Mampu menangani perbedaan tekanan antar ruangan.
- Cocok untuk aplikasi yang memerlukan lingkungan ultra-clean (ISO Class 5–7).
Kekurangannya:
- Biaya instalasi dan perawatan lebih tinggi.
- Memerlukan pemeriksaan rutin.
- Konsumsi daya listrik lebih besar dibanding tipe static.
Jadi jenis pass box yang satu ini sangat cocok digunakan untuk transfer material antar ruang dengan perbedaan kelas kebersihan ISO, misalnya dari ISO Class 8 ke ISO Class 5. Biasanya, Dynamic Pass Box digunakan di industri farmasi, bioteknologi, laboratorium penelitian, dan area steril yang membutuhkan kontrol udara ketat.
Contoh produk static pass box bisa Sobatlab lihat di sini :
Dynamic Pass Box – Pusat Cleanroom
Pass Box Dynamic vs Static — Mana yang Lebih Efisien untuk Cleanroom?
Begitu memahami perbedaan antara Pass Box static dan dynamic, Sobatlab juga perlu tahu efisiensinya di lapangan.
Secara kinerja, tipe active (Dynamic) jauh lebih unggul dalam menjaga kestabilan udara di cleanroom, sedangkan tipe passive (static) lebih hemat energi dan mudah dirawat untuk area dengan kontrol udara sedang.
Pass Box dengan Teknologi Tambahan
Setelah Sobatlab memahami perbedaan tipe dan efisiensi kerjanya, sekarang saatnya sobatlab melihat bagaimana teknologi modern menghadirkan inovasi baru dalam desain Pass Box.
Kalau dulu fungsinya hanya sebatas untuk alat transfer antar ruang, sekarang Pass Box sudah berevolusi menjadi sistem multifungsi dengan fitur otomatis yang meningkatkan keamanan dan efisiensi proses sterilisasi.
Pass Box dengan Air Shower: Mekanisme Pembersihan Udara Otomatis
Tipe ini mengombinasikan fungsi Pass Box dan Air Shower dalam satu sistem. Saat material dimasukkan, sensor akan mendeteksi keberadaan barang, lalu sistem meniupkan udara bertekanan tinggi dari berbagai sisi untuk menghilangkan partikel debu atau mikroorganisme di permukaan.
Sistem ini sangat efektif digunakan di fasilitas dengan risiko kontaminasi tinggi seperti ruang produksi vaksin, biosafety lab, atau industri semikonduktor.
Pass Box dengan UV Light untuk Sterilisasi Permukaan Material
Beberapa Pass Box juga dilengkapi lampu UV-C (Ultraviolet C) di dalam ruang transfernya. Gelombang UV-C bekerja dengan merusak DNA mikroorganisme sehingga mencegah mereka berkembang biak. Biasanya, proses sterilisasi UV berjalan otomatis selama 5–10 menit sebelum pintu dibuka.
Namun, penggunaan UV harus tetap diawasi karena paparan berlebihan bisa merusak material sensitif seperti plastik atau komponen berbahan polimer.
Kombinasi Sistem UV dan Airflow untuk Lingkungan Steril Tingkat Tinggi
Untuk kebutuhan sterilitas maksimal, beberapa produsen telah mengembangkan Hybrid Pass Box yang menggabungkan dua sistem sekaligus: UV sterilization dan filtered airflow. Kombinasi ini menghasilkan tingkat kebersihan optimal tanpa mengganggu alur kerja operator.
Biasanya digunakan di area Grade A atau B cleanroom, di mana kestabilan tekanan dan kebersihan permukaan jadi faktor utama.
Hybrid Pass Box umumnya juga dilengkapi fitur tambahan seperti:
- Interlocking magnetic system otomatis.
- Digital timer untuk UV exposure.
- Differential pressure monitoring untuk memastikan stabilitas zona bersih.
Komponen dan Mekanisme Internal
Untuk memahami bagaimana Pass Box bekerja, Sobatlab juga perlu tahu komponen dan mekanisme internal penting yang membentuk alat ini.
Sistem Sirkulasi Udara dan Filtrasi HEPA dalam Pass Box Dynamic
Fitur penting yang pertama adalah sistem sirkulasi udara dan fitrasi HEPA .Pada Dynamic Pass Box, udara dari dalam akan disedot menggunakan blower fan, lalu dialirkan melalui pre-filter untuk menangkap partikel besar. Selanjutnya udara bersih dilepaskan kembali ke ruang transfer melalui HEPA filter (0.3 mikron).
Proses ini berlangsung terus-menerus selama Pass Box aktif, menjaga area dalam box tetap bersih dan mencegah kontaminasi silang antara dua ruang berbeda tekanan.
Interlocking Door System: Pencegah Kontaminasi Silang Antar Ruang
Fitur penting lainnya adalah interlocking door system, yaitu mekanisme yang memastikan hanya satu pintu yang dapat dibuka dalam satu waktu. misalnya jika pintu sisi non-steril terbuka, pintu sisi steril akan otomatis terkunci sampai pintu pertama tertutup rapat.
Sistem ini mencegah udara kotor dari ruangan bertekanan rendah masuk ke area bersih. Beberapa model menggunakan sistem electromagnetic interlock, sementara versi lain memakai mechanical latch system.
Pengendalian Tekanan dan Air Flow dalam Zona Bersih
Selain interlock, tekanan udara juga dijaga agar aliran udara selalu bergerak dari area bersih menuju area kurang bersih. Inilah yang disebut positive pressure control, yang membuat udara steril “mendorong keluar” partikel dari zona bersih. Pada fasilitas dengan perbedaan tekanan signifikan (misalnya ISO Class 5 ke Class 8), sensor tekanan terintegrasi dalam Pass Box sering digunakan untuk memantau kestabilan aliran udara dan mencegah reverse flow.
Panduan Pemilihan Tipe Pass Box
Setelah tahu perbedaan jenis dan sistem kerjanya, langkah selanjutnya adalah menentukan Pass Box yang paling sesuai dengan kebutuhan fasilitas Sobatlab.
Pemilihan alat ini sebaiknya mempertimbangkan kelas kebersihan ruangan (ISO Class), karakteristik material yang akan dipindahkan, serta standar validasi yang berlaku.
Menentukan Jenis Pass Box Berdasarkan Level Kebersihan Ruangan (ISO Class)
Langkah pertama adalah menyesuaikan jenis Pass Box dengan kelas kebersihan ruangan (ISO Class).
Misalnya:
Level ISO Class yang sama :
Jika ruangan memiliki tingkat kebersihan yang setara, misalnya ISO 7 ke ISO 7, maka penggunaan Static Pass Box sudah cukup. Static pass box cocok karena tidak memerlukan sirkulasi udara aktif; udara di dalam chamber tetap aman untuk transfer material yang tidak sensitif terhadap partikel.
Contoh produk yang bisa sobatlab pilih adalah :
- PassSteel Lite — versi ekonomis dengan sistem mechanical interlock, ideal untuk transfer material sederhana.
- PassSteel Basic One — dilengkapi electrical interlock dan indikator lampu, cocok untuk farmasi dan kimia.
- PassSteel Advance — fitur intercom dan sterilisasi UV untuk efisiensi dan perlindungan maksimal.
- PassSteel Basic Shield — anti-radiasi dengan lead plate dan sistem UV, cocok untuk ruang radiologi atau rumah sakit.
- PassSteel Basic Cargo — kapasitas besar dengan mechanical interlock, ideal untuk transfer trolley atau material berukuran besar antar ruang penyimpanan dan ruang packing.
Level ISO Class yang berbeda :
Jika perbedaan kebersihan cukup signifikan, misalnya ISO 7 ke ISO 5, maka tipe Dynamic Pass Box menjadi pilihan wajib. Tipe ini dilengkapi sistem blower dan HEPA filter, sehingga udara dalam chamber tetap steril meski ada perbedaan tekanan antara ruang.
Produk yang minlab rekomendasikan Adalah :
- PassSteel Shower Pro — dilengkapi sistem air shower, UV sterilization, dan electrical interlock untuk menjaga kebersihan maksimal.
- PassSteel HEPA Pro — kombinasi air shower dan HEPA filtration untuk perlindungan optimal di area steril berstandar tinggi.
Tips penting: pastikan tekanan udara di setiap ruangan sudah dikalibrasi. Perbedaan tekanan yang tidak tepat dapat menyebabkan air leakage atau aliran udara terbalik (reverse airflow), yang bisa menurunkan efektivitas sterilisasi.
Standar Teknis dan Validasi Kinerja Tiap Tipe Pass Box
Setiap pass box yang digunakan di lingkungan cleanroom harus memenuhi standar validasi yang ketat. Hal ini tidak hanya memastikan keamanan secara mekanik, tetapi juga menjamin sterilitas udara dan perlindungan material. Beberapa standar utama meliputi:
- ISO 14644-1:2015 — Standar internasional untuk klasifikasi kebersihan udara di cleanroom. Validasi ini memeriksa jumlah partikel per meter kubik udara untuk memastikan ruang tetap memenuhi standar ISO Class tertentu.
- WHO GMP Annex 6 — Pedoman Good Manufacturing Practices untuk fasilitas steril. Memberikan panduan terkait desain, instalasi, dan operasional pass box agar memenuhi praktik aseptik yang aman.
- Smoke Test / Airflow Visualization — Digunakan untuk memverifikasi arah aliran udara di dalam pass box. Hal ini penting agar udara dari ruang non-steril tidak masuk ke area steril saat transfer material berlangsung.
- HEPA Leak Test — Memastikan integritas filter HEPA tetap optimal dan tidak ada kebocoran udara yang dapat membawa partikel berbahaya.
Validasi ini penting agar Pass Box tidak hanya berfungsi, tetapi juga terbukti aman digunakan di lingkungan bersih bersertifikasi..
Tips Perawatan dan Kalibrasi Berdasarkan Jenis Pass Box
Perawatan rutin sangat penting agar performa pass box tetap optimal, memperpanjang umur alat, dan mencegah gangguan operasional. Berikut panduan perawatan yang bisa diterapkan:
- Pembersihan permukaan
Bersihkan bagian dalam dan luar chamber menggunakan disinfectant non-corrosive. Pastikan permukaan bebas dari debu, cairan, atau bahan kimia yang bisa menurunkan efektivitas sterilisasi. - Pemeriksaan fungsi interlock
Interlock door system harus dicek secara berkala agar hanya satu pintu yang terbuka pada satu waktu. Hal ini mencegah risiko kontaminasi silang antara ruang bersih dan ruang kurang bersih. - Penggantian pre-filter
Pre-filter pada Dynamic Pass Box sebaiknya diganti setiap 3–6 bulan, tergantung frekuensi penggunaan. Penggantian filter secara tepat waktu menjaga kinerja HEPA dan mencegah penumpukan partikel. - HEPA Leak Test
Lakukan minimal setahun sekali untuk memastikan integritas filter HEPA. Test ini membantu memastikan udara yang bersirkulasi tetap steril dan aman. - Verifikasi waktu paparan UVPastikan lampu UV-C bekerja sesuai waktu yang dianjurkan untuk sterilisasi. Penggunaan UV berlebihan bisa merusak material sensitif, jadi kalibrasi waktu exposure penting.
Dengan perawatan yang tepat, pass box akan bertahan lebih lama, ruang steril akan lebih terjaga, dan mengurangi biaya perbaikan besar di masa depan. Perawatan juga memastikan proses transfer material tetap aman dan bebas kontaminasi, terutama untuk fasilitas farmasi dan laboratorium penelitian.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, bisa kita simpulkan bahwa Pass Box merupakan komponen penting dalam menjaga kebersihan dan keamanan proses di cleanroom.
Pemilihan tipe yang tepat antara Static, Dynamic, Active, Passive, atau UV-based, harus disesuaikan dengan tingkat kebersihan ruangan, jenis material yang dipindahkan, dan standar validasi yang berlaku.
Dengan memahami cara kerja pass box dan karakteristik setiap jenisnya, Sobatlab bisa memilih solusi yang paling efisien dan sesuai dengan kebutuhan operasional laboratorium.
Sumber dan Referensi
- EU Guidelines — EudraLex Volume 4 :
EU Guidelines for Good Manufacturing Practice for Medicinal Products for Human and Veterinary Use
https://health.ec.europa.eu/medicinal-products/eudralex/eudralex-volume-4_en - WHO Good Manufacturing Practices (GMP) :
Standards and Specifications for Sterile Pharmaceutical Production
https://www.who.int/teams/health-product-policy-and-standards/standards-and-specifications/gmp




